SERBA-SERBI LINK
▼
Rabu, 21 Desember 2011
CINTA SEJATI SEORANG IBU
Wanita itu sudah tua,namun semangat perjuangannya tetap menyala seperti wanita yang masih muda. Setiap tutur kata yang di keluarkan selalu menjadi pendorong dan bualan orang di sekitarnya. Maklumlah ia memang seoarang penyair dua zaman, maka tidak kurang juga bicaranyanya dalam bentuk syair. Al-Khnsa bin Amru, demikianlah nama wanita itu. Dia merupakan wanitaa yang terkenal cantik dan pandai di kalangan orang arab. Dia pernah bersyair mengenang kemaian saudaranya yang bernama Sakhr:
''setiap mega terbit, dia mengingatkan aku pada Sakhr, malang. Aku pula masih teringatkan dia setiap mega hilang di ufuk baratkalaulah tidak karena terlalu ramai orang menangis di sampingku terhadap mayat-mayat mereka, niscaya aku bunuh diriku.''
seteleh Khansa memeluk ISLAM, keberanian dan kepandaiannya bersyair telah di gunakan untuk menyemarakkan semangat para pejuang ISLAM. Ia mempunyai EMPAT SEORANG PUTRA yang semuanya di ajar ilmu syair dan di didik berjuang dengan berani. kemudian putranya itu telah di serahkan untuk berjuang demi kemenangan dan kepentingan ISLAM. Khansa telah mengajar anaknya sejak kecil lagi agar jangan takut meng hadapi peperangan dan tantangan.
Pada tahun 14 hijrah, Khalifah Umar bin Ibnul Khattab menyediakan satu pasukan tempur untuk menentang Farsi. Semua ISLAM dari berbagai khabilah telah di kerahkan untuk menuju ke medan perang, maka terkumpullah seramai 41.000 orang tentara. LKhansa telah mengerahkan keempat-empat puteranya agar ikut mengangkat senjata dalam perang suci itu. khansa itu sendiri ikut kemedan perang dalam kumpulan pasukan wanita yang bertugas merawat dan menaikkan semangat pejuang tentara ISLA
Dengarlah nasihat Khansa kepada putra-putranya yang sebentar lagimasuk ke medan perang, ''Wahai anak-anakku! Kamu telah memilih ISLAM dengan rela hati. Kemuian kamu berhijrah dengan sukarelaa juga. Demi ALLAH, yang tiada TUHAN selain Dia, sesungguhnya kamu sekalian adalah putra-putra dari seorang lelaki dan seorang wanita.Aku tidak pernah menghianati ayahmu, aku tidak pernah memburuk-burukkan saudara-saudaramu,aku tidak pernah mrendahkan keturunan kamu, dan aku tidak pernah mengubah perhubungan kamu. Kamu telah tahu pahala yang di sediakan oleh ALLAH kepada kaum muslim dalam memerangi kaum kafir itu. Ketahuilah bahwa kaum yang kekal itu lebih baik daripada kaum yang binasa.
Kemudian Khansa membacakan satu ayat dari surah AL-IMRAN yang bermaksud, ''Wahai orang yang beiman! sabarlah, sempurnakanlah kesabaran itu, dan teguhkanlah kedudukan kamu, dan patuhlah kepada ALLAH, moga-moga menjadi orang yang beruntung.'' Putera-putera Khansa bertunduk khusuk mendengar nasihat Bunda yang di sayangi.
Seterusnya Khansa berkata, ''Jikakalian bangun esok pagi, Insya ALLAH dalam keadaan selamat, maka keluarlah untuk berperang dengan musuh kamu. Gunakanlah semua pengalaman kamu dan mohonlah pertolongan dari ALLAH. jika kamu melihat api pertempuran semakin hebat dan di kelilingi oleh api peperangan yang sedang bergejolak, masuklah kamu kedalamnya. Dan dapatkanlah puncanya ketika terjadi laga pertempurannya, semoga kamu berhasil mendapat balasn di kampung yang abadi, dan tempat tinggal yang kekal.''
Tidak ada komentar:
Posting Komentar